Promo terbaru dari 388poker : Dapatkan 1 Unit Motor Honda Scoopy dan uang tunai 30 juta di Turnamen 388poker season 3 dan bonus deposit 10% up to 1 juta untuk news member dan bonus freechips happy weekend Rp.10.000,- tanpa deposit!!! Bonus Referral 20% seumur hidup!!!

Saturday, January 9, 2016

Korban Peminum Es Kopi Beracun, Diduga Kopinya Sudah Diracun oleh Pelaku

poker online

388poker - Mulai ramai kabar beredar, korban tewas di sebuah cafe di Grand Indonesia, tewas bukan karena menenggak es kopi, tapi diracun.

Terdapat informasi, seseorang menaburkan racun ke es kopi tersebut.

Kabarnya, pelaku sudah ditangkap dan masih dalam pemeriksaan kepolisian.

Masalah ini diduga terjadi sebagai akibat cinta pelaku, yang bertepuk sebelah tangan karena korban sudah menikah, Desember lalu. Bandar Ceme

Pelaku sudah sampai duluan di kafe tersebut dan memesan kopi termasuk es kopi yang sudah ditaburi racun oleh pelaku.

Peristiwa korban tewas karena diracun mengingatkan pada kasus pembunuhan aktivis Hak Asasi manusia (HAM), Munir, yang tewas diracun di pesawat Garuda, beberapa waktu lalu, tahun 2004. Poker Online Terpercaya

Metode menaburi racun bisa dilakukan dengan beberapa cara, termasuk dengan menggunakan sebuah bolpoin, yang sebenarnya berisi racun, yang bisa disemprotkan ke gelas minuman korban, seperti dicontohkan di film Mission Impossible.

poker online

Kasus ini masih menjadi misteri dan belum secara resmi diumumkan oleh kepolisian, tapi diduga, korban diracun, yang dimasukkan ke minumannya semakin beralasan karena tanpa diracun, kecil kemungkinan korban tewas karena minum es kopi dan selama ini, belum ada kejadian, korban tewas gara-gara minum kopi. Poker Online Indonesia

Sebelumnya, diberitakan, Wayan Mirna Salimin (27) meninggal, usai meminum kopi es Vietnamens di Restoran Olivia di West Mall Grand Indonesia lantai ground floor, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (6/1/2016).

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, Ajun Komisaris Besar Siswo mengatakan, kini, pihaknya sudah mengirim beberapa sampel untuk diperiksa di Laboratorium Forensik Mabes Polri. Turnamen Poker

Sampel itu, ucap Siswo, antara lain cairan dari lambung korban, lalu gelas pakai, dan cairan kopi vietnamens tersebut.

"Cairan dari lambung itu diambil dari muntah korban di rumah sakit," ujar Siswo ketika dihubungi Wartakotalive.com di Jakarta, Jumat (8/1/2016). Agen Judi Online

Sementara itu, kata Siswo, keluarga belum berkenan dilakukan autopsi terhadap jenazah korban.

"Makanya, kita menunggu hasil Puslabfor. Tapi, belum tahu kapan keluar hasilnya," kata Siswo.


agen bola

Selain itu, pihaknya juga sudah memeriksa 5 saksi. Antara lain 3 pegawai dan 2 rekan korban.

Kronologis peristiwa itu dimulai pukul 16.09, di mana rekan korban, Siska datang ke gerai tersebut pertama kali. Poker Uang Asli

Saat Siska datang, korban dan satu rekan lainnya belum datang, yakni Hani.

Namun, Siska sudah memesankan minum untuk keduanya.

Dia memesan es Vietnam kopi untuk Mirna (korban).

Sedangkan untuk dirinya dan Hani, dipesankan Cocktail dan Fashioned Sazerac.

Lalu, Siska pula yang membayar seluruh minuman itu. Judi Online

Selanjutnya, Mirna dan Hani datang 40 menit kemudian, sekitar pukul 17.00.

Kemudian, korban minum es Vietnam kopi, tapi setelah minum satu sedotan korban langsung kejang-kejang. Texas Poker

Dia lekas dibawa ke klinik di mal itu. Selanjutnya dibawa ke rumah sakit Abdi Waluyo Menteng, Jakarta Pusat dan meninggal tak lama kemudian.

0 comments:

Post a Comment