Saturday, November 14, 2015
Home »
» Saling ejek, seorang mahasiswa di Malang tewas dikeroyok 20 orang
Saling ejek, seorang mahasiswa di Malang tewas dikeroyok 20 orang
388poker.com - Fidelis Honto (20), mahasiswa sebuah perguruan tinggi swasta (PTS) di Kota Malang mengembuskan napas terakhir setelah diserang kelompok mahasiswa asal Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur. Gerombolan yang berjumlah sekitar 20 orang itu dengan membabi buta menyerang Fidelis bersama dua orang temannya, Sabtu (14/11).
Berdasarkan keterangan saksi, aksi pengeroyokan terjadi di sekitar SPBU Embong Brantas, Kecamatan Klojen, Kota Malang, sekitar pukul 17.00 WIB. Peristiwa berawal saat Fidelis bersama dua temannya terlibat perang mulut dan saling ejek dengan pelaku. poker online
"Kedua pihak terlibat perang mulut, sebelum kemudian memukuli korban," kata Indradini, salah satu saksi.
Fidelis dan kedua temannya mencoba menyelamatkan diri dengan berlari dari serangan tersebut. Fidelis berlari ke arah utara menuju stasiun, sementara kedua temannya masuk ke pemukiman warga warga. Rupanya pelaku mengincar Fidelis yang berlari ke arah utara, dan langsung menganiaya korban di lokasi. Sementara kedua temannya beruntung setelah berhasil lolos. poker online indonesia
Korban mengalami penganiayaan beramai-ramai. Saksi mata melihat, ada yang memukul menggunakan helm dan sebagian menginjak-injak korban.
Tak lama kemudian, petugas kepolisian datang dan membubarkan mereka dengan melepaskan tiga tembakan peringatan ke udara. Fidelis yang tergeletak langsung dilarikan ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA). Namun nahas, karena luka di kepala yang terus mengeluarkan darah, nyawa Fidelis tidak tertolong.
"Polisi sudah meminta keterangan dari para saksi di Polres Malang Kota. Para pelaku tengah dalam proses pengejaran," kata Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Klojen, Kompol Teguh Priyo saat mendatangi lokasi kejadian. poker online terpercaya
Teguh menjelaskan, polisi belum bisa memberikan keterangan termasuk motif pelaku melakukan pengeroyokan.
"Kami masih selidiki apa penyebab pengeroyokan itu. Sekarang menunggu hasil penyidikan," ucapnya.turnamen poker
Sementara itu, ratusan teman Fidelis terus berdatangan di kamar mayat RSSA. Hingga tengah malam, mereka menunggu hasil visum pihak rumah sakit.












0 comments:
Post a Comment